Indonesia Tanpa Gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2011

Indonesia kembali pulang tanpa gelar dari kejuaraan dunia bulutangkis 2011 yang berlangsung di London Inggris setelah 2 wakil yang tersisa di babak semifinal dikalahkan oleh lawan-lawannya. Wakil Indonesia yang pertama turun, pasangan ganda putra Muhammad Ahsan/Bona Septano kalah  dua set langsung dari ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Melawan ganda unggulan kelima itu, Ahsan/Bona kalah 19-21, 17-21. Sementara itu, pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir juga kandas di semifinal dari pasangan non-unggulan Chris Adcock/Imogen Bankier asal Inggris/Skotlandia juga dengan straight set 16-21, 19-21.

Bertanding dihadapan publik sendiri, Adcock/Bankier tampil percaya diri dan memimpin sejak awal set pertama. Kejar-mengejar angka sempat terjadi, namun Adcock/Bankier mencapai angka 11 terlebih dahulu. Selepas jeda, mereka masih terus memimpin dan akhirnya menutup set pertama 21-16. Pada set kedua, mereka tampil semakin percaya diri. Dukungan penonton juga memacu mereka untuk terus menekan Tantowi/Liliyana. Pasangan Inggris/Skotlandia itu memimpin 17-13 dan 19-17. Tantowi/Liliyana sempat menghidupkan harapan ketika mereka mendekat pada skor 20-19, namun akhirnya Adcock/Bankier akhirnya mampu menutup set kedua dengan skor 21-19 dan berteriak meluapkan kegembiraan mereka. Di final, mereka akan menghadapi unggulan pertama asal China Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Dengan kekalahan kedua pasangan kita, berarti mengulangi hasil kejuaraan dunia tahun lalu, dimana Indonesia juga pulang tanpa gelar. Namun pada kejuaraan dunia tahun lalu, kita masih menempatkan satu wakil di final yaitu Taufik Hidayat, meskipun akhirnya Taufik kalah dari Chen Jin (China) yang akhirnya menjadi juara.

Sementara itu, China sudah memastikan  meraih gelar juara di nomor ganda putri, setelah terjadi all Chinese final. Unggulan pertama Wang Xiaoli/Yu Yang  menundukkan unggulan ketiga asal Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna dua set langsung 21-8, 21-15. Pasangan china lainnya Qing Tian/Zhao Yunlei yang menempati unggulan kelima mengalahkan pasangan India Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa 21-14, 21-16.

Final tunggal putri mempertemukan unggulan kedua Wang Yihan (China) melawan unggulan ketujuh Cheng Shao Chieh (Taiwan). Wang Yihan mengalahkan kompatriotnya Wang Xin dengan skor 21-14, 21-15. Sementara Cheng memupus harapan terakhir wakil Eropa, Juliane Schenk (Jerman). Setelah menang dengan skor ketat 21-18 di set pertama, Cheng mendikte dan mendominasi Schenk di set kedua dan menang telak 21-6.

Final ideal terjadi di tunggal putra setelah unggulan pertama Lee Chong Wei dan unggulan kedua Lin Dan bertemu di partai puncak. Lee Chong Wei mengalahkan juara bertahan Chen Jin 21-13, 21-9. Sedangkan Lin Dan mengalahkan pebulutangkis veteran Denmark, Peter Gade melalui laga sengit selama satu jam 15 menit dengan skor 22-24, 21-7, dan 21-15. Sementara final ganda putra mempertemukan pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong melawan unggulan pertama Cai Yun/Fu Haifeng. Cai/Fu menundukkan musuh bebuyutannya asal Korea Selatan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan straight set 21-18, 21-14.

Iklan
Categories: Sports | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: