Monthly Archives: Agustus 2011

Hasil Undian Liga Champions 2011/2012 (Fase Grup)


Undian Liga Champions musim 2011/2012 (fase grup) telah dilakukan di Monako pada tanggal 25 Agustus 2011 kemarin. Dan hasilnya, Sang juara bertahan Barcelona tergabung dalam grup yang sama dengan wakil Italia, AC Milan di grup H. Dalam grup ini juga terdapat wakil Belarusia  BATE Borisov dan wakil dari Republik Ceko, Viktoria Plzen. Melihat tim-tim yang tergabung di grup ini, sepertinya Barca dan Milan akan mampu lolos dari fase grup.

Runner -up musim lalu, Manchester United tergabung bersama Benfica, Basel, dan Otelul Galati di grup C. Benfica mungkin menjadi lawan terberat bagi MU di grup ini mengingat Basel dan Otelul Galati di atas kertas masih dibawah MU. Di grup E, Michael Ballack yang kini membela Bayer Leverkusen akan bertemu dengan klub yang pernah dibelanya, Chelsea. Wakil Spanyol Valencia juga ikut tergabung di grup ini bersama wakil dari Belgia, Genk.

Sementara itu, wakil Inggris yang lain Manchester city berada di grup A bersama dengan Bayern Munich, Villarreal, dan Napoli. Sedangkan wakil terakhir Inggris, Arsenal akan berhadapan dengan Olympique Marseille, Olympiakos, dan Borussia Dortmund di grup F. Klub raksasa Spanyol, Real Madrid menghuni grup D bersama dengan Olympique Lyon, Ajax Amsterdam, dan NK Dinamo Zagreb.

Hasil lengkap undian fase grup Liga Champions 2011/2012:


Grup A
Bayern Munich
Villarreal
Manchester City
Napoli

Grup B
Inter Milan
CSKA Moskow
Lille
Trabzonspor

Grup C
Manchester United
Benfica
Basel
Otelul Galati

Grup D
Real Madrid
Olympique Lyon
Ajax Amsterdam
NK Dinamo Zagreb

Grup E
Chelsea
Valencia
Bayer Leverkusen
Genk

Grup F
Arsenal
Olympique Marseille
Olympiakos
Borussia Dortmund

Grup G
Porto
Shakthar Donetsk
Zenit St. Petersburg
APOEL Nicosia

Grup H
Barcelona
AC Milan
BATE Borisov
Viktoria Plzen

Categories: Sports | Tag: | Tinggalkan komentar

China Sapu Bersih Gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2011


China akhirnya menyapu bersih semua gelar pada kejuaraan dunia bulutangkis 2011 yang berlangsung di London, Inggris. China meraih gelar pertamanya di nomor ganda putri. Final yang mempertemukan sesama pasangan China antara unggulan pertama Wang Xiaoli/Yu Yang melawan unggulan kelima Qing Tian/Zhao Yunlei. Kemenangan akhirnya diraih oleh Wang/Yu dengan skor 22-20, 21-11. Bagi Yu Yang, ini merupakan gelar juara dunia kedua beruntun setelah tahun lalu dia juga menjadi juara, namun dengan pasangan lamanya, Du Jing.

Partai kedua yang mempertemukan 2 unggulan teratas Lee Chong Wei dan Lin Dan berlangsung sangat sengit dan mendebarkan. Sejak set pertama, kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 20-20. Lee akhirnya merebut dua angka terakhir dan merebut set pertama 22-20. Lin Dan bermain lebih baik pada set kedua dan merebutnya dengan skor 21-14. Set penentuan kembali terjadi kejar mengejar angka. kualitas mereka sebagai dua pemain terbaik dunia benar-benar terlihat. Pada akhirnya Lin Dan lah yang keluar sebagai juara setelah mampu menyelamatkan 2 match point, memenangkan poin-poin kritis dan menutup pertandingan dengan skor  23-21. Total waktu yang mereka habiskan pada pertandingan tersebut adalah satu jam 22 menit, yang menjadi pertandingan terlama pada laga final.

Laga final selanjutnya, yaitu nomor tunggal putri yang mempertemukan Wang Yihan (China) dan Cheng Shao Chieh (Taiwan). Cheng yang pada babak semifinal tampil luar biasa saat mengalahkan Juliane Schenk (Jerman) tampak seperti dalam tekanan. Cheng sebenarnya mampu mengimbangi  Wang yang merupakan juara Indonesia Open super series premier 2011 ini pada awal set pertama. Susul-menyusul angka sempat terjadi, namun Wang tampil lebih baik dan mampu menutup set pertama 21-15. Set kedua, Wang semakin perkasa dan sebaliknya Cheng semakin tertekan sehingga banyak melakukan unforced error. Wang yihan pun akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor akhir 21-15, 21-10.

Ganda putra  Cai yun/Fu Haifeng menambah pundi-pundi gelar bagi China setelah pada laga puncakk menundukkan unggulan kelima asal Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong dua set langsung 24-22, 21-16 dalam waktu 43 menit. Gelar ini merupakan gelar ketiga Cai/Fu secara beruntun setelah mereka juga meraihnya tahun 2009 dan 2010. Mereka juga pernah menjadi juara dunia pada tahun 2006.

Partai pamungkas yang paling ditunggu publik tuan rumah tentu saja nomor ganda campuran, dimana pasangan mereka Chris Adcock/Imogen Bankier berhadapan dengan unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei. Namun usaha mereka  membendung China untuk menyapu bersih semua gelar gagal setelah mereka kalah 15-21 dan 7-21. Set pertama mereka unggul 2-0, namun pasangan China berbalik unggul 3-2. Perolehan angka selanjutnya berlangsung sangat ketat dengan selisih hanya satu poin sampai kedudukan 15-15.  Namun pasangan China mampu mengunci perolehan pasangan Inggris/Skotlandia ini dan merebut 6 poin beruntun untuk menutup set pertama. Pada set kedua pasangan China semakin diatas angin dan unggul 6-2, lalu 11-4 dan 15-5. Chris/Imogen hanya mampu menambah dua poin sebelum akhirnya pasangan China menuntaskan laga dengan skor 21-7.

Dengan hasil ini, China mengulangi superioritas mereka tahun lalu yang juga menyapu bersih semua gelar saat kejuaraan dunia dilangsungkan di Paris, Prancis. Indonesia pun mengulangi hasil yang diperoleh tahun lalu saat pulang tanpa meraih satu gelar pun.

Categories: Sports | Tag: , | Tinggalkan komentar

Indonesia Tanpa Gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2011


Indonesia kembali pulang tanpa gelar dari kejuaraan dunia bulutangkis 2011 yang berlangsung di London Inggris setelah 2 wakil yang tersisa di babak semifinal dikalahkan oleh lawan-lawannya. Wakil Indonesia yang pertama turun, pasangan ganda putra Muhammad Ahsan/Bona Septano kalah  dua set langsung dari ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Melawan ganda unggulan kelima itu, Ahsan/Bona kalah 19-21, 17-21. Sementara itu, pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir juga kandas di semifinal dari pasangan non-unggulan Chris Adcock/Imogen Bankier asal Inggris/Skotlandia juga dengan straight set 16-21, 19-21.

Bertanding dihadapan publik sendiri, Adcock/Bankier tampil percaya diri dan memimpin sejak awal set pertama. Kejar-mengejar angka sempat terjadi, namun Adcock/Bankier mencapai angka 11 terlebih dahulu. Selepas jeda, mereka masih terus memimpin dan akhirnya menutup set pertama 21-16. Pada set kedua, mereka tampil semakin percaya diri. Dukungan penonton juga memacu mereka untuk terus menekan Tantowi/Liliyana. Pasangan Inggris/Skotlandia itu memimpin 17-13 dan 19-17. Tantowi/Liliyana sempat menghidupkan harapan ketika mereka mendekat pada skor 20-19, namun akhirnya Adcock/Bankier akhirnya mampu menutup set kedua dengan skor 21-19 dan berteriak meluapkan kegembiraan mereka. Di final, mereka akan menghadapi unggulan pertama asal China Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Dengan kekalahan kedua pasangan kita, berarti mengulangi hasil kejuaraan dunia tahun lalu, dimana Indonesia juga pulang tanpa gelar. Namun pada kejuaraan dunia tahun lalu, kita masih menempatkan satu wakil di final yaitu Taufik Hidayat, meskipun akhirnya Taufik kalah dari Chen Jin (China) yang akhirnya menjadi juara.

Sementara itu, China sudah memastikan  meraih gelar juara di nomor ganda putri, setelah terjadi all Chinese final. Unggulan pertama Wang Xiaoli/Yu Yang  menundukkan unggulan ketiga asal Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna dua set langsung 21-8, 21-15. Pasangan china lainnya Qing Tian/Zhao Yunlei yang menempati unggulan kelima mengalahkan pasangan India Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa 21-14, 21-16.

Final tunggal putri mempertemukan unggulan kedua Wang Yihan (China) melawan unggulan ketujuh Cheng Shao Chieh (Taiwan). Wang Yihan mengalahkan kompatriotnya Wang Xin dengan skor 21-14, 21-15. Sementara Cheng memupus harapan terakhir wakil Eropa, Juliane Schenk (Jerman). Setelah menang dengan skor ketat 21-18 di set pertama, Cheng mendikte dan mendominasi Schenk di set kedua dan menang telak 21-6.

Final ideal terjadi di tunggal putra setelah unggulan pertama Lee Chong Wei dan unggulan kedua Lin Dan bertemu di partai puncak. Lee Chong Wei mengalahkan juara bertahan Chen Jin 21-13, 21-9. Sedangkan Lin Dan mengalahkan pebulutangkis veteran Denmark, Peter Gade melalui laga sengit selama satu jam 15 menit dengan skor 22-24, 21-7, dan 21-15. Sementara final ganda putra mempertemukan pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong melawan unggulan pertama Cai Yun/Fu Haifeng. Cai/Fu menundukkan musuh bebuyutannya asal Korea Selatan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan straight set 21-18, 21-14.

Categories: Sports | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Tunggal Putra Habis, Empat Ganda ke Perempat Final


Indonesia tidak menyisakan tunggal putra pada kejuaraan dunia bulutangkis 2011. Wakil Indonesia yang tersisa, Simon Santoso dikalahkan pebulutangkis veteran asal Denmark, Peter Gade. Melawan Peter Gade yang menjadi unggulan ketiga itu, simon kalah di set pertama dengan angka cukup ketat, 18-21. Simon bangkit pada set kedua dan meraih kemenangan dengan skor 21-14. Namun Simon tidak dapat menjaga momentum tersebut dan kalah pada set ketiga dengan skor 14-21. Dengan kalahnya Simon, habislah wakil tunggal putra pada Kejuaraan dunia tahun ini.  Taufik Hidayat tumbang sehari sebelumnya, adapun Dionysius Hayom Rumbaka sudah lebih dulu kandas pada babak pertama.

Pada nomor ganda putri, dua pasangan Indonesia lolos ke babak perempat final setelah berhasil mangalahkan lawan-lawannya. Greysia Polii/Meiliana Jauhari yang menjadi unggulan kedelapan sukses menaklukkan unggulan ke-16 asal Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei dengan skor kembar 21-13, 21-13 dalam waktu 34 menit. Sementara itu Vita Marissa/Nadya Melati mengalahkan pasangan asal Belanda Selena Piek/Iris Tabeling,  juga dengan straight set 21-11, 21-10. Pada babak perempat final, Greysia/Meiliana akan menghadapi lawan berat yaitu unggulan ketiga asal Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna. Pasangan Jepang itu mengalahkan kompatriotnya Matsutomo Misaki/Ayaka Takahashi dengan rubber set 18-21, 21-15, 21-17. Greysia/Meiliana sendiri kalah pada dua pertemuan terakhir dengan pasangan Jepang ini pada turnamen India super series dan Malaysia Grand Prix Gold tahun ini. Sementara itu Vita Marissa/Nadya Melati akan berhadapan dengan  Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa (India).

Kemenangan juga diraih pasangan ganda campuran Indonesia yang tersisa, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir. Menghadapi unggulan kesebelas asal Taiwan, Sheng Mu Lee/Chien Yu Chin, Tantowi/Liliyana menang mudah dua set langsung 21-9, 21-12. Pada babak perempat final, mereka sudah ditunggu pasangan Denmark yang menempati unggulan kelima, Joachim Ficher Nielsen/Christina Pedersen. Pasangan Denmark itu melaju setelah menang atas pasangan India, Diju Valiyaveetil/ Jwala Gutta dengan skor 21-9, 21-15.

Indonesia masih memiliki satu wakil di perempat final dari nomor ganda putra. Pasangan unggulan ketujuh Mohammad Ahsan/Bona Septano sukses mengalahkan ganda asal China unggulan kesebelas, Biao Chai/Guo Zhendong dengan skor 22-20, 21-16. Sayangnya kesuksesan mereka tidak diikuti pasangan Indonesia yang lain, Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan. mereka kalah dari pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Jonas Rasmussen dalam laga tiga set 20-22, 21-13, dan 18-21.

Kejutan terjadi ketika 2 pemain unggulan asal China tumbang. Tunggal putra unggulan kedelapan Du Pengyu menyerah dari Sho Sasaki asal Jepang melalui pertandingan ketat tiga set 10-21, 24-22, 21-10. Sementara itu unggulan keempat tunggal putri asal China Jiang Yanjiao dikalahkan oleh pebulutangkis Jerman Juliane Schenk, juga melalui rubber set 21-14, 7-21, dan 21-17. Sementara itu langkah Lee Chong Wei, Lin Dan, Chen Jin, Wang Shixian, Saina Nehwal, Tine Baun, dan para pemain unggulan lainnya masih belum terhadang.

Categories: Sports | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2011, Wakil Indonesia Bertumbangan


Wakil Indonesia bertumbangan pada hari kedua kejuaraan dunia bulutangkis 2011 yang berlangsung di London’s Wembley Indoor Arena. Kekalahan diawali dari nomor tunggal putri, dimana Lindaweni Fanetri harus mengakui keunggulan pebulutangkis asal Jerman Juliane Schenk. Menjadi satu-satunya tunggal putri yang tersisa, Linda kalah di set pertama 20-22. Linda sempat menghidupkan peluang dengan merebut game berikutnya dengan kemenangan 21-18. Namun di set penentuan, Schenk kembali menguasai jalannya pertandingan dan menutupnya dengan skor 21-11.

Ganda putri Jepang unggulan ketiga,  Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna masih terlalu tangguh bagi pasangan Indonesia, Della Destiara Haris/ Andini Suci Rizky.  Suci/Della kalah dua set langsung 14-21, 15-21. Dua pasangan ganda campuran Indonesia pun mengalami nasib yang sama. Frans Kurniawan/Pia Zebadiah yang menjadi unggulan kesembilan takluk dari pasangan non-unggulan asal Taiwan, Chieh Min Fang/Pei Rong Wang 13-21, 21-11, 19-21. Sementara itu, Muhammad Rijal/Debby Susanto harus mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/ Julie Houmann dengan skor 17-21, 19-21.

Beruntung, dua wakil merah putih yang lain meraih hasil positif. Pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii menang  atas pasangan Turki,  Neslihan Kilic/Neslihan Yigit dengan skor telak 21-8, 21-8. Sementara itu Tunggal putra Simon Santoso menang 21-10, 21-14 atas Pedro Martins (Portugal).

Tumbangnya wakil-wakil Indonesia di babak awal kejuaraan dunia ini tentu amat disayangkan, apalagi beberapa pemain kalah dari pemain yang peringkatnya dibawah mereka. Kita berharap agar wakil yang terisa dapat terus melaju ke babak selanjutnya dan meraih gelar bagi Indonesia. Kita tentunya tidak ingin paceklik gelar terus berlanjut.

Pada hari ketiga ini, lima wakil Indonesia akan bertanding menghadapi lawan-lawannya. Unggulan kedua ganda campuran yang menjadi harapan terbesar kita, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir akan melawan pasangan dari Irlandia Sam Magee/Chloe Magee. Simon Santoso akan berhadapan dengan Dmytro Zavadsky asal Ukraina, sedangkan Taufik Hidayat akan berhadapan dengan Zi Liang Derek Wong dari Singapura. Ganda putra unggulan ketujuh Mohammad Ahsan/Bona Septano akan berhadapan dengan pasangan Prancis, Baptiste Careme/Sylvain Grosjean. Sementara itu, ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati akan melawan Johanna Goliszewski/Carla Nelte dari Jerman.

Categories: Sports | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: